Untuk Perempuan Surga

Published February 7, 2016 by eqoxa

Pulanglah ke dada ibumu yang rumah, suatu hari bila kau lelah.

Itulah yang terbesit dalam tulisanku ketika mengingatnya. Perempuan lemah yang paling kuat di seluruh dunia. Memilikimu adalah berkah yang tak hingga. Aku mencintaimu meski seringkali yang tersampaikan bukan itu.

Aku ingin membuatkanmu rumah mewah dari doadoaku yang kukumpulkan tanpa setahu engkau, tapi sampai di Tuhan. Panjang sekali doadoa itu sehingga membentuk dinding, jendela, lantai dan atap yang terbuat dari emas. Di sana, kau akan menjadi yang bahagia ibu.

Aku tak punya uang banyak untuk membelikannya di dunia, maaf. Aku hanya pekerja yang terlalu sibuk mengumpulkan materi, bahkan menghubungimu tak sempat. Maaf ibu, luka pasti hatimu itu. Padahal saat membesarkanku, apapun kau tak sempat. 

Ibu. Suratku sudah dulu, doamu jangan berhenti mengalir untukku. Seperti air mataku mengaliri pipi, tiap kali aku mendoakanmu.

Jakarta, Februari 2016

Advertisements

4 comments on “Untuk Perempuan Surga

  • Surat cinta yg religius.. seandainya saya bisa berdoa setulus mu kepada tuhan…
    Terimakasih telah berkomentar di tulisan saya.. saya baru membacanya.. terimakasih 😉 monolog yg indah..
    ~ryugaa manusia pendukung kebaikan tetapi tidak baik

  • Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: