Archives

All posts for the month May, 2014

Benar Ada

Published May 22, 2014 by eqoxa

Gelisah aku duduk di ruang tamu yang hening, selain suara kepalaku yang penuh kecamuk, atau radio tua yang tak lagi terdengar jelas suara siarannya. Gitar itu memandangiku, membuatku ingin memeluknya. Tidak, aku tak bisa memainkannya. Gitar itu hanyalah penghias ruang. Tapi seringkali ia menjadi bagian terpenting dalam sepiku.

Aku sudah cukup dewasa untuk menyadari debar-debar sialan yang sangat mengganggu konsentrasi dan kenyamanan hidupku, yang entah jidat siapa menamainya jatuh cinta. Padahal aku sedang melayang, mungkin aku jatuh ke lubang kasat mata di udara yang menghembus pada bilik-bilik halus dalam dada.

Sebab itu aku teringat pada sebuah puisi sederhana, yang tercipta begitu saja, di detik aku jatuh padamu. Padahal kau siapa, melihatmu saja aku tak pernah, apalagi memelukmu. Kau adalah tulisan yang menjelma pangeran. Sudahlah, aku akan membuatmu ikut membaca saja pada puisi sederhanaku, yang tentangmu:

di ruang rindu, ada hampa.

yang tak bisa kuterangkan, kepadamu.

akan terasa perih,

setiap kali engkau menjauh dan tak pedulikan aku

 

tak bisa kujelaskan mengapa ada rasa yang seperti itu

di dalam jantungku, setiap kali menyebut namamu

tak bisa kujelaskan kenapa, aku bisa merasakan hal itu

kau tanya saja hatimu

 

inikah cinta yang dimaksudkan

banyak orang yang biasa menuliskan

aa.. a.. a.. aku tak percaya

inikah yang biasa dikatakan cinta buta tak bisa menahankan

aa… a… aku tak percaya

 

tapi benar adanya.

begitulah adanya…

benar adanya.

 

lalu di halaman berikutnya, aku menemukan lagi satu puisi, yang sangat sangat sayang untuk tak kau baca, begini kira-kira:

 

pandangilah mataku, bila kita bertemu,

dan temukan sesuatu yang tak bisa kujelaskan, tak mudah tuk kuterangkan.

 

aku,

aku,

aku,

rindu kamu, kamu, kamu.

apa kau tahu itu?

aku,

aku,

aku,

ingin kamu tahu,

tahu rasa di dalam dadaku.

 

ini cinta.

aku cinta kamu, apakah kamu cinta aku?

cinta?

 

tak usah begitu heran memandangiku, aku ya beginilah. cinta kamu.

Advertisements