Archives

All posts for the month February, 2014

27. untuk MewMow

Published February 27, 2014 by eqoxa

27 Februari 2014

Suatu pagi aku dikejutkan dengan sebuah pernyataan bahwa aku mendapatkanmu menjadi milikku, dari sebuah perlombaan. Dadaku serasa meledak karena saking senangnya. Ini adalah mimpi yang jadi kenyataan pertama buatku. Siapa sih yang tidak mengidamkan mendapatkanmu. Gratis pula.

Hari yang aku lalui setelah mendapatkanmu pun semakin meriah, kau begitu pintar, begitu mempesona siapapun yang melihatmu, dan membanggakan. Aku harus berhati-hati sekali menjagamu, karena banyak orang juga yang ingin merebutmu dariku. Kau bisa merasakan cintaku kan?

Aku seperti ketergantungan denganmu, bila sehari saja tak melihatmu, barangkali aku akan menjadi uring-uringan. Kau tau kan, hanya engkau yang ada saat aku sedih, senang, ingin mendengar lagu, ingin bercerita, ingin berbagi. Meski ada kalanya aku juga membenci sikapmu yang boros dan manja itu. Mau tak mau harus kuterima kenyataan ini.

ya sudah, terimalah surat cinta ini ya mewmow-ku sayang.

 

regards,

Elikah

PS: mewmow adalah nama sebuah handphone berjenis kelamin Iphone 5s

Advertisements

26. untuk Kemarin Lalu

Published February 26, 2014 by eqoxa

26 Februari 2014

Kemarin aku membaca sebuah surat dari seorang penulis surat cinta, dan tulisannya berhasil membuat ingatanku terbang ke masa lalu. Usai membacanya, tiba – tiba ada Sailormoon dan gerombolannya menggunakan kekuatan bulan, ada Puput Melati yang sedang sibuk berjoget – joget menyanyikan lagu “Nusantara” serta Doraemon dan teman – temannya mengintip dari balik pintu kemana saja, di dalam kamarku.

Masa kecil itu menyenangkan sekali, imajinasimu yang luas itu terus melebar tanpa batas. Dulu aku sering bermain boneka seolah akulah dokter hebat yang bisa menyembuhkan apapun penyakitnya, atau ibu peri yang memiliki kekuatan ajaib untuk mengabulkan apapun permintaan si boneka, padahal akulah yang dipermainkan oleh sang imajinasi itu sendiri. Tapi jangan salah, aku bukan anak perempuan manja yang kerjanya hanya main boneka, aku suka lari, main bola kasti, dan main sepeda. Bahkan kecepatanku bisa mengalahkan anak laki-laki yang seusia. Temanku yang perempuan tak terlalu suka mainan yang berkeringat begitu. Mereka cenderung main Barbie di dalam kamar atau membaca komik. Aku juga suka membaca komik sih, tapi hanya jika aku sedang tak ada teman main di luar.

Sudah bertahun-tahun lamanya aku tak bertemu mereka, rata-rata mereka sudah punya anak-anak kecil yang manis, dan hidup bahagia. Ingin rasanya berbagi cerita lagi dengan teman masa kecilku dulu, yang baik dan lucu, meskipun banyak hal telah mengubah sikap dan cara pandang kami. Kami yang dulu tak memikirkan bagaimana harus mencari uang, bagaimana untuk menata hidup, bagaimana agar bisa mendapatkan makanan. Hanya memikirkan “besok kita akan main apa?” sesederhana itu, sebahagia itu.

Masa kecil menyenangkan sebab ia tak bisa diulang. Kalaupun ada kesempatan untuk mengulang, aku memilih untuk tak melakukannya. Aku bersyukur ia telah berjalan demikian adanya, sesuai aturan Tuhan. Demikianlah surat singkat ini aku buat, agar tak terlalu lama aku terlena pada masa lalu yang indah itu.

 

Regards,

 

Elikah

 

yang Selalu Ditunggu

Published February 26, 2014 by eqoxa

25 Februari 2014

Kau adalah balon warna-warni yang diterbangkan angin dan tak pernah takut meletus. Setiap kali menyentuhmu, jantungku menari, tubuh bergerak lebih cepat, senyum mengembang tak bisa ditahan, mata cerah menerangi bumi. Itu kenyataan.

Itu belum apa-apa, di belahan otak sebelah kananku meriah sekali karena isi otak sebelah kiri ikut bersorak pada konser yang sedang berlangsung di sana, menyambut kehadiranmu.

Kau adalah yang paling ditunggutunggu semua makhluk di dunia, hadiah Tuhan. Aku sendiri menyiapkan beberapa tarian khusus untuk menyambutmu, diantaranya ada lompatan, teriakan kecil tertahan dan kepalan dua tangan yang ditepuktepukan.

kepada bahagia, inilah hadiah untukmu, sebuah surat cinta. Jangan menjadi terlalu sombong, sementang banyak yang mendambamu datang.

regards,

Elikah

24. yang Tak Pernah diperkirakan

Published February 26, 2014 by eqoxa

24 Februari 2014

Sambil duduk dalam kereta cepat yang mereka sebut MRT aku memikirkanmu. Ini kereta terakhir menuju hotel tempat aku dan teman-temanku menginap.

Indonesia. Sederhana sekali caramu membuat aku rindu. Sambil berjalan-jalan ke negeri antah-berantah berlambang singa ini aku berkali-kali membandingkanmu. Maaf, tapi memang negara mereka bersih, rapi dan disiplin. Lalu apa darimu yang aku rindu?

Teh buatan mereka tak enak. Makanannya pun tak sesuai seleraku. Harganya tinggi hingga menyentuh langit-langit restoran. Dirambah lagi pelayanannya yang tak ada senyumnya. Barangkali mereka tak bahagia seperti orang-orang yang tinggal di dadamu hey, Indonesia?

Tak banyak yang memperhitungkan keberadaanmu. Kenapa? Karena beberapa pelancongmu yang berisik, jorok, pelit, dan tak tahu aturan ini seringkali tak sadar, kalau mereka lah yang menjadi acuan “bagaimana-sih-tabiat-orang-Indonesia-itu?” di mata dunia. Sialnya, mereka yang mau mengikut aturan dan membanggakan bangsa, malah ikut kena batunya.

Indonesia. Kau sedang tumbuh. Besar dan gagahlah biar mereka memandangmu tinggi. Aku sejak dulu bercitacita menjadi orang Indonesia yang diakui karyanya, oleh dunia.

Barangkali, kau sudah menyadari hal itu, bahwa aku semakin mencintaimu.

 

Salam aroma teh,

 

Elikah

23. Super Manager.

Published February 23, 2014 by eqoxa

23 Februari, 2014

Dear Kak Agil,

Agak aneh rasanya kalau menerima surat melalui blog yang dibaca banyak orang, terutama untuk kita yang terbiasa ceplas-ceplos dan ngomong langsung soal banyak hal. Tapi biarlah kita coba sekali-kali.

Sebelumnya aku berterima kasih sama Tuhan, karena dengan kenal kak Agil, baik secara personal maupun profesional, banyak perubahan menjadi lebih baik yang terjadi pada band, aku dan adik-adik. Banyak masukan, kritik, pendapat, dan motivasi yang aku terima dan menginspirasi untuk melakukan banyak hal baru yang menyenangkan. Terima kasih kak Agil untuk ketulusannya.

Juga maaf, karena masih banyak kekurangan di sana-sini yang seringkali membuat kak Agil kesal. Sifat manja yang belum terbentuk menjadi manusia yang kuat, yang bisa bertahan pada persaingan yang ketat. Semoga kak Agil masih kuat bertahan pada usaha untuk maju bersama-sama. Semoga kita masuk golongan tim yang hebat. Karena sambil bekerja, kita bersahabat.

Pada tanggal ini, tentu banyak cerita berputar dalam ingatan kak Agil, senang, sedih, marah, lucu, apa saja, mencampur adukkan perasaan menjadi haru bahagia. Selamat merayakan tanggal lahir ya, semoga di umur baru, banyak ketenangan yang diraih, jauh dari rintangan berat dan lebih sukses lagi.

HAPPY BIRTHDAY ҉\(ˆ▽ˆ)/ ҉

Regards,

Ika

22. untuk Sebidang Dada

Published February 22, 2014 by eqoxa

22 Februari 2014

Tak ada yang bisa memaksakan cinta pada dadamu. Memaksanya berdebar mendengungkan nama siapa di dalamnya. Menyesakkan nafas meski udara bebas beterbangan di dalamnya.

Dadaku, tak usah kau belah demi melihat cinta, dia sudah ada belahannya. Di sana seringkali bersembunyi sakit dan bahagia – berdampingan dengan sempurna.

Ukuran bukanlah hal yang besar, bilapun dadaku yang mungil tak membuatmu bernafsu mencumbu, aku mampu menumbuhkan hasrat di dadamu. Yang akan membuat cinta kau dentumkan pada setiap pelukan yang membuat rindu.

Dadaku pendiam, padahal seringkali harus menahan setiap kecamuk logika pecah di kepala. Kadang kutemukan ia kesakitan, menerima tetesan air mata di kulitnya. Membiarkan jantung berdegup samar, dalam gundahnya.

Dadaku luas, meski tak akan membiarkan banyak orang menempatinya. Pada ingatan yang semakin tua, berganti-ganti pula penghuninya. Pada Tuan pemilik semesta aku menunggu dan meminta.

regards,

Elikah

untuk Izin Cuti

Published February 21, 2014 by eqoxa

21 Februari 2014

Ehem.

Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada pihak poscinta karena mengizinkan saya untuk cuti selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 22 hingga 24 Februari 2014. Bukan karena saya bosan, melainkan ada kesibukan yang harus saya kerjakan pada tanggal tersebut di atas.

Para penulis H-I-J-K yang aku sayangi dan kagumi, melalui surat ini aku ingin menyampaikan maaf karena tidak dapat meng-RT dan membaca surat kalian satu-persatu pada tanggal di atas, namun bukan berarti surat kalian akan ditelantarkan. Surat kalian akan tetap diantarkan oleh tukang pos ganteng dan baik yang akunnya adalah @MungareMike yang tak lain adalah pos siaga yang selalu siap membantu menge-post surat-surat terbaik ke web-nya poscinta. Maka sejak tanggal 22, 23, 24 Februari, kalian me-mention Mike, formatnya sama kok, cuma ganti tukangposnya aja, sementara.

Aku berharap cutiku ini tak mengurangi semangat menulis kalian yang hebat itu, karena suatu hari ketika kegiatan #30HariMenulisSuratCinta ini berakhir pun, kalian harus tetap rajin menulis, sesuai dengan misi utama dari @Poscinta. Tentu saja aku akan tetap mengecek sekali-kali setiap harinya, dan bila kegiatanku sedang lengang, aku juga tetap akan membantu Mike yang terpaksa sibuk gara-gara aku ( Maap Maikii :'[] ).

Aku rasa, demikian surat ini aku tulis, seperti biasa pesanku kalian tetap semangaaatttttt yaaaaaaaaa :D. Aku pasti kangen kaliaaannn.

 

– ika, tukangpos HIJK