Archives

All posts for the month March, 2013

Tidurlah

Published March 19, 2013 by eqoxa

jam berapa sekarang?

aku seperti telah tertidur bertahun lamanya, dari rasa lelah pada perjuangan yang aku masih belum juga mau menyerah. makhluk mungil di sebelahku masih lelap sambil memeluk boneka kesayangannya yang sudah mulai kumal dan jelek itu. iya, uangku tak ada untuk menggantinya dengan yang baru.

tak ada lagi pria yang biasa mengapit kami berdua dalam pelukannya, yang akan dipanggil papa oleh putriku yang tak bisa bicara. dia sudah mati, tepatnya di dalam hatiku. kutinggalkan dalam perselingkuhan yang kupergoki sebulan yang lalu. katanya, kemiskinan yang memaksanya untuk melakukan itu, ia melacur. tapi tak ada alasan yang tepat untuk menerima sebuah perselingkuhan, apapun tak layak.

kuusap kepala putriku dan menyelimutinya. wajahnya yang pucat telah membuatku begitu iba, tak layak aku perlakukan dia begini menderita. aku bukan ibu yang pantas untuknya. berkaca-kaca mataku dan kualihkan pandang pada langit yang masih gelap dan dingin. “Tuhan, masih ada tempat untuk kami pulang? Aku mulai lelah.”

dadaku sesak, mungkin racun sedang bereaksi. anakku pasti sudah lebih dulu menemuiNya, sebaiknya aku tidur lagi saja. supaya matiku tak terlalu sakit terasa.

– sudah pukul 4 pagi, di pelataran taman makam pahlawan.

 

 

(inspired by REST IN PEACE – “Tidurlah, Sayang, Ibu tidak punya beras lagi. Ayo, kita bertemu Tuhan. Ibu lelah.”)

#fm25 @ikavuje

Published March 1, 2013 by eqoxa

  1. ADA RAHASIA – “Selamat pagi pak guru.” | “Pagi.” ku berdebar menahan diri untuk tak menambahkan ’sayang’ setelahnya.
  2. PENDATANG BARU – “Hallo” Ah, begitu ya cara makhluk bumi saling menyapa. Tak serumit bahasaku.
  3. KEBIASAAN – Tak bisa ada debu sedikitpun di kafanku, hari ini ku cuci lagi.
  4. KETAHUAN – Ibu ngotot menggugat cerai ayah. Ada wajah wanita yang tak mau pergi dari matanya.
  5. DEMI MEMBONGKAR RAHASIA – Aku sibuk menggambar mulut. Kemarin ayah secara tegas menghapusnya dari wajahku.
  6. LANTAI 4 – Aku tersesat di sini. Liftnya hanya lewat dan tak pernah berhenti.
  7. POSESIF Setelah bertukar itu, barulah pacarku percaya bahwa aku hanya mencintainya. Sekarang ia kembalikan tubuhku.
  8. INSOMNIA – Akhirnya aku tahu rasanya tidur setelah sekian lama. Tapi bagaimana rasanya bangun? Aku berusaha mengingat-ingat.
  9. Aku berenang zig-zag. Tak kupedulikan ikan-ikan lain menertawaiku. Lihat sekarang, siapa yang lebih dulu masuk kaleng!
  10. CINTA TANPA BATAS – Kubiarkan orang lain menganggapku gila. Mereka saja yang tak bisa melihatNya.
  11. SURAT UNTUK MANTAN – “… O iya, Sayang, lain kali kalau kau memukulku langsung keras saja, sehingga aku lebih cepat ke surga.”
  12. TARUHAN – Kocokan terakhir kemarin aku kehilangan kepala. Hari ini aku pasti bisa mendapatkannya kembali.
  13. ADONAN SUDAH JADI – Aku menuangnya ke dalam cetakan tubuh istriku. Mudah-mudahan besok sudah kering, jadi kami bisa kencan.
  14. BOOKING – “Bu, kapan aku lahir?” | “Sabar ya nak, ibu masih gadis. Nanti kalau sudah menikah, ibu hubungi kamu lagi.”
  15. ALUR MUNDUR • Gelimang darah di trotoar, bertemu pencabut nyawa, kebut-kebutan, batal janjian, blokir kartu berlangganan.
  16. “Maafkan aku, Sayang, aku selingkuh di belakangMu.”|”Tidak apa, aku pun selingkuh denganNya.”
  17. “Siapa pria dingin di dalam kulkas itu, Bu?” | “Ayahmu, tadi pagi Ibu beli di pasar.”
  18. Ibu mengajak kami pergi ke sebuah mall. Di tengah mall kami berdiri tanpa jarak. Sesuatu yang berdetak di perut ibu meledak.
  19. REST IN PEACE – “Tidurlah, Sayang, Ibu tidak punya beras lagi. Ayo, kita bertemu Tuhan. Ibu lelah.”
  20. SURAT – Sang Ibu menulis: Anakku, maaf, engkau belum bisa Ibu lahirkan, Ibu tidak ada biaya. Cium sayang Ibu.
  21. Istri membakar suaminya hidup-hidup. “Oh, cuma latihan, nanti kan bakal dibakar di neraka.”
  22. PERCERAIAN – “Kamu ikut bapak atau ibu?” | “Apa bedanya? Toh sama-sama duda.”
  23. GURU RENANG – Sesekali siripnya terlihat, buru² bu susi mendarat.
  24. PENJAGA MAKAM – tanyakan padanya, siapa saja yang suka jalan-jalan kamis malam.
  25. PEJALAN TIDUR – Waktu tidur ia suka iseng jalan-jalan atau sekedar menghilangkan nyawa orang lain.

    by @sigitharjo