Archives

All posts for the month February, 2012

#30HariMenulisSuratCinta hari ke #30 Erika: dulu, kini, dan nanti

Published February 12, 2012 by eqoxa

Kepada dulu,

Gadis muda yang kurus. Tak usah berkecil hati, meski kulitmu hitam dan wajahmu tak cantik, ada hal lain yang bisa dibanggakan, misalnya : kau masih gadis paling tinggi di kelas. Nilaimu tak bisa pula dianggap remeh. Harusnya bangga menjadi dirimu –

Kepada kini,

Perempuan ini masih kurus, hanya dia sudah bisa sedikit berdandan. Giginya sudah lebih rapi – ada kawat memagari. Katanya, itu baik untuk membentuk wajahnya agar lebih bagus lagi. Padahal gadis yang masih saja gadis di usianya yang ke-28 ini, bukanlah tipe pedandan yang feminin.
Kesukaanmu yang telah menjadikanmu mendapatkan uang saku – yakni bernyanyi – sebaiknya tetap dipelihara, kesehatannya. Aku tahu kau susah lelap di malam hari, susah bangun pagi pula. Jangan dijadikan kebiasaan. Jadilah sebenar-benarnya perempuan.

Minggu ini hari terakhir untuk menulis surat cinta. Cinta di sekelilingmu jangan semuanya kau abaikan, jangan pula kau beri harapan. Kau sudah sejauh apa mencintai dirimu, Erika?

Kepada Nanti,

Berdoalah untuk segala niat. Tak perlu diumbar, tak perlu ditulis berlembar-lembar. Kau sudah menjadi perempuan yang lebih luar biasa lagi. Jadi atau tidaknya menikah dengan pria yang dulu pernah di hatimu, itu soal nanti. Setelah surat ini, kau jangan segan mampir lagi – walau hanya menceritakan tentang keluhan yang memuakkan, halamanku adalah yang paling tabah dan pendiam.

Erika, apapun kau jadinya. Jangan berhenti mencintai dirimu.

Untukmu yang belajar mencintai,

Ika

gombalan jepang evergreenJC

Published February 11, 2012 by eqoxa

Hitome mita toki kara aishiteru yo. 一目見た時から愛してるよ。 ‘I’ve been in love with you since the first moment I saw you’

Hontō ni aishiteru yo. 本当に愛してるよ。 ‘I really love you’

Nokori no jinsei, zutto issho ni iyou. 残りの人生、ずっと一緒にいよう。 ‘I want to be with you for the rest of my life’

Kimi no koto bakari kangaete shimau yo. 君のことばかり考えてしまうよ。 ‘I can’t stop thinking about u. (kimi : ucapan dari cowo ke cewe)

Anata nashi no jinsei wa kangaerarenai あなたなしの人生は考えられない。 ‘Aku tidak bisa membayangkan bagaimana hidupku tanpamu’

@dimaspru: kokoro ni anata ga arimasu こころ に は あなた が あります _dihatiku ada kamu_

#30HariMenulisSuratCinta #26 rindu yang kelelahan

Published February 8, 2012 by eqoxa

Dengarlah sayang,

Aku menulis surat sebanyak-banyaknya, bohong kalau tak mengharap balasan. Tak semuanya untukmu, sih. Tapi yang untukku tak ada. Apa itu artinya suratku tak layak dibalas?

Katanya doa yang berbalas adalah yang ikhlas. Kadang Dia membalas kalau memang baik bagiku, tak jarang membiarkanku kecewa dengan berbagai tanda tanya dalam kepala. Tapi kau bukan Dia.

Wanita terlalu banyak menuntut mungkin menurutmu. Padahal cukup mudah – beri kejelasan padaku, maka aku akan menurut. Setidaknya pada hal-hal tertentu.

Aku bukan perayu, apalagi bila tanpa embel-embel rasa itu. Kepadamu, aku hanya tak mau terlalu merendahkan diriku, pun bukan ingin menjualnya terlalu mahal. Kau mengerti hal ini, cuma pura-pura tidak.

Sedang kubuat tanggalan – batas akhir penantian. Tentang kapan kau akan segera kuabaikan. Hatiku mulai kelelahan. Meski kita tak sedang kejar-kejaran.

Engkau selalu ada di sana,
Dalam ruang hatiku, untuk selamanya…

Balas suratku,

Ika

#30HariMenulisSuratCinta ke #25 #suratBalasan”YangTerabaikan” – “untuk yang selalu benar”

Published February 7, 2012 by eqoxa

kekasihku,

Aku baik – baik saja sayang, kamu apa kabar? Sudah membuang beberapa kenangan yang menumpuk di otak kanan? Ah, dasar kebiasaan, suka mengenang.

Aku tahu kau mengidamkan dia juga. Senyum dan binar matanya pasti masih terekam jelas di rongga ingatanmu. Aku berdebar karena perintahmu, tahu?!!

Mungkin mudah bagimu melupakan sesuatu yang kusebut cinta, lenyap dari kepalamu yang batu dan tinggi itu, atau sekedar abai saat luka menyelimutiku. Memang kau selalu benar. Tapi akupun tak selalu salah.

Ingatkah kau saat kita bertengkar soal menolong bekas musuh kita? Saat itu kau hanya mengingat luka dan kejahatannya – sedang aku memandang iba pada musibah yang menimpanya, di jalanan, ia tergeletak jatuh berdarah. Untung kau mendengarkan aku, buktinya kini kita malah bersahabat dengannya. Tersenyum kah kau kini? Atau menangis?

Sayangku, barangkali benar katamu soal cinta yang tak berbalas itu, tapi tak bisakah kau memberi kesempatan padaku untuk sedikit berharap? Apakah aku tak punya hak untuk mencintai seseorang (meski belum berbalas)?

Aku tahu kau sangat takut aku tersakiti, aku mengerti kau benci mengeluarkan air dari kedua matamu hingga sembab. Atau menemukan dirimu belum lelap demi keadaanku yang tak karuan. Aku meminta maaf.

Agar kau tahu, hanya nasehatmu yang paling sering aku perhatikan. Marilah kita saling menyeimbangkan – supaya kau tahu, aku pun sangat mencintaimu.

Dari Hati kepada Logika,

Ika

#30HariMenulisSuratCinta hari ke #22 Kaching!

Published February 2, 2012 by eqoxa

Dear m(h)oney,

Kemana saja sayang? Tak pernah kau tinggal lama di dompetku. Apa salahnya kalau kau setia saja dan tak sibuk keluar masuk seenaknya.

Aku sering tak tahan dengan teriakanmu dan teman-temanmu yang selalu minta dibelanjakan itu. Padahal kau tahu, tak mudah mendapatkanmu banyak-banyak.

Sayang, sengaja kubeli tempat penyimpanan untukmu yang paling mahal yang aku sanggup. Itu semua agar kau betah tinggal, dan tanganku tak gatal – hendak menjamahmu, selembar demi selembar.

Kepadamu uang sekolahku menunggu minta dibayarkan. Juga beberapa tawaran menghambur-hamburkan uang bertopeng senang-senang yang terus berdatangan. Kadang aku begitu sibuk menahan diri untuk tak tergoda, apakah dengan menghemat dirimu aku tak bahagia? Justru bahagia seharusnya. Asal pintar – pintar memperlakukanmu.

Aku tak bisa bila harus setia kepada selembar dirimu. Maaf, aku cinta dirimu yang berlembar-lembar. Tebal menggumpal di dompet atau rekening bank, selalu ada tiap kali kubutuhkan. Dan kau harus paham, bukan hanya engkau yang bisa membuatku bahagia – kau tak cukup sayang. Cintamu tak pernah cukup. Jadi jangan terlalu sombong padaku.

Aku meminta Tuhan agar tak menjadikanmu penutup mata bagiku. Semoga aku adalah yang kau kejar-kejar. Kau cintai. Duhai uang, sehabis baca surat ini segeralah pindah ke rekeningku dan menetap lama di dalamnya.

(Yang tak mau dikatai) cewek matre,

Ika

#30HariMenulisSuratCinta #20 untuk si manis

Published February 2, 2012 by eqoxa

Aku rasa ini bukan surat, jadi tak usah pakai kata-kata dengan hormat di pembukanya. Tapi aku percaya ini cinta. Kau baca saja sambil membuka mata.

Bukan salahmu kalau aku begitu tergila-gila. Membayangkan bibir kita bertaut hatiku begitu gembira – riang yang ganjil. Tak seperti ciuman kebanyakan. Apa kau merasakannya juga?

14 Februari ini aku inginkan kamu. Tak usah ciuman romantis, cukup dirimu dalam genggamanku. Kau sudah manis meski tak berdandan dengan terlalu banyak pita. Tapi tak apa kalau kau ingin terlihat lebih manis, aku tetap suka.

Sayangku, aku tahu kau tak bisa datang sendiri, harus ada seseorang yang mengantarmu. Malah kadang seikat bunga menyelip di sampingmu. Itu bisa kumaklumi. Aku tersipu mengulum manismu. Tapi maaf, terpaksa aku juga akan mengecup yang mengantarmu.

Ini memang rayuan, agar kau datang kepelukan, lalu kita pun berciuman. Dear cokelat, si manis yang lezat.