Mau Belanja Tapi Gak Mau Bokek?

Published April 9, 2017 by eqoxa

Apa ada belanja yang gak bikin bokek? Apalagi belanja online. Kayaknya semua barang yang ada di halaman yang tertera pengen dibeli. Dengan banyaknya bermunculan situs belanja online saat ini, sudah hal yang sangat wajar jadinya bila kita semakin suka untuk belanja. Eits, tapi harus pintar-pintar juga nih menyiasati gimana supaya hemat.

1. Cerdas memilih kualitas barang.
Semua orang yang berbelanja tentunya mengandalkan gambar yang dimiliki oleh situs online penjual. Apakah gambarnya sesuai aslinya? Jangan terlalu berharap. Sebab ada banyak gambar yang dilayar tersebut menipu alias tidak sesuai dengan aslinya. Lihat lagi penjualnya dan feedback dari pembelinya, supaya kita tidak kecewa ketika barangnya tiba.
2. Teliti membandingkan harga.
Karena banyaknya toko online saat ini, tentunya persaingan harga biasa ditemukan di antara mereka. Nah, manfaatkan momen ini untuk mendapatkan penawaran harga termurah dengan kualitas yang sama baiknya. Jangan gampang memilih tanpa pembanding. Sayang uangnya kan? Iya.

3. Cek kemudahan proses pembayaran dan ongkos kirimnya.
Belanja itu paling asik kalo prosesnya mudah, cepat dan sesuai kebutuhan. Tiap toko online punya metode pembayaran dan harga ongkos kirim yang berbeda-beda pula. Pilihlah mana yang paling aman dan nyaman.

4. Memilih aplikasi belanja online yang tepat.
Nah, ini adalah yang paling utama, mengenali resiko jika tidak memilih tempat berbelanja yang tepat. Ada banyak penawaran yang lebih murah dengan kualitas barang yang sama bagusnya. Carilah OL- shop yang paling kompetitif harganya, tapi tidak berlebihan. Kalau bisa pilihlah yang memiliki asuransi, jadi lebih aman kalau nanti terjadi apa-apa dalam proses pembelian.

5. Tahan iman terhadap barang lucu tapi belum butuh dibeli.

Saya sendiri juga adalah orang yang hobi belanja online. Apalagi sekarang belanja online ada banyak diskonnya. Bisa langsung diantar tanpa repot harus jalan ke tokonya untuk belanja, tappiiii, pastikan barang yang dibeli memang dibutuhkan. Jangan iseng yang gak penting tunda dulu untuk dibeli. Kalau jodoh tak kemana. Ok!

Selamat belanja tanpa khawatir tabungan jebol!

Terbaik

Published February 14, 2017 by eqoxa

Dear Em,

Dirimu pasti sudah bahagia di sana kan? Selamat pagi, siang dan malam. Sudah sarapan, makan siang atau malah lagi ngemil malam? Maaf, aku tak begitu familiar dengan pergantian waktu di surga. Bagaimana keadaan di sana? Pasti lebih menyenangkan dari di sini ya. Tak ada lagi kesakitan di tubuhmu, ataupun derita yang tak pernah sekalipun kau keluhkan pada banyak orang. Kau hebat menyembunyikan itu semua.

Sampai saat ini aku masih percaya bahwa orangorang terbaik akan dijemput Tuhan lebih dulu, diselamatkan dari godaan dunia. Kaupun pastilah satu dari sekian orang itu.

Di sini aku, dan temanteman Poscinta kesayanganmu ini sedang mengenang. Segala waktu yang pernah kita habiskan bersama sejak pertama kenal hingga komunitas ini berjalan hingga saat ini. Hari ini, khusus mengenangmu. Sedih pasti iya, tapi aku yakin kau sudah bahagia. Jadi biarkan saja kalau kau melihat kami mengetik tulisan ini dengan mata berkaca dan hidung berair. You know what?! Aku sampe diliatin mas – mas barista kedai kopi langganan, disangkain aku putus sama pacar. Padahal mah jomlo.

Yang paling kuingat dari dirimu adalah tawamu yang lebar dan tulus itu. Juga konsistensimu setiap mengerjakan apa-apa. Itu sangat menginspirasiku.

Em,

terima kasih sudah menjadi bagian dari kisah persahabatanku. Terima kasih telah membimbingku dengan sabar menjadi tukang pos. Selalu dewasa mengambil sikap dan menghadapi tingkah yang kadang sebenarnya ngeselin banget. Mari saling memaafkan ya. Kau harus tahu, betapa aku tak bisa menahan air mataku mengalir deras tanpa henti, tiap kali mengingatmu. Tapi jangan khawatir, ini hanya sesak karena kita sudah tak bisa lagi bertemu, meskipun aku sudah terlalu rindu.

Terakhir kita ketemu di nikahnya EkaOtto, saat itu kau dan teman PosCinta lainnya kupaksa nyanyi. Dengan polosnya kau ikuti saja kemauanku itu, mungkin itu caramu untuk bikin senang pengantin ya. Masih jelas kuingat wajahmu bernyanyi sambil tertawatawa lucu, karena lagunya All of Me – John Legend, dinyanyikan oleh para pemalu. Ah.. menetes lagi lah air mataku. Tisu mana tisuuuuu.

Baik-baik ya, Em. Sampai ketemu lagi saat waktunya telah sampai.

 

Dari tukang Pos, Ika Vuje.

Jakarta, 14 Februari 2017 #PosCintaTribu7e

#UntukOmEm

 

 

 

 

 

Untuk Sepasang Musuh Tersayang

Published February 12, 2017 by eqoxa

Kepada Anda berdua,

Aku tak ingin melewatkan satu tahun pun untuk menuliskan surat cinta kepadamu, satu wanita dan satu pria yang saling memusuhi.

Pertama,

maafkan aku. Sebab sering aku mengambil keuntungan dari permusuhan kalian demi mendapat perhatian. Tapi sekarang, aku justru masih sering mencari akal agar kalian tak lagi saling bermusuhan. Hobi kalian yang satu itu sungguh mengganggu, bikin berisik, rumah jadi kayak ada lima belas orang. Aku tahu, kata – kataku kasar, ketus dan tak penuh kasih sayang. Beda sekali jika dibandingkan dengan gaya bicaraku dengan teman – teman. Tapi bukan berarti aku benci Kalian.

Kedua,

mari kita saling mendoakan. Doa anda berdua adalah yang paling manjur. Tak langsung terwujud memang, tapi paling cepat ditanggapi. Wajar, karena kalian wakil Tuhan. Aku mendoakan kalian pelan – pelan, dengan bahasa yang tak dibuat-buat. Dengan kadar cinta yang paling dasar, ditemani kaca-kaca berbulir di retina, dengan suara berbisik di lembah terjal yang bernama; hatiku. Bagian ini aku tak terlalu suka, sebab inilah saatnya aku merasa paling lemah dan banyak dosa.

Ketiga,

terima kasih. Kalian begitu istimewa. Tak bisa kubayangkan apa jadinya aku kalau kalian tak ada. Yah, meskipun untuk beberapa hal sikap anda, anda, cukup bikin sebal, tapi itu wajar, karena bagaimanapun anda berdua adalah manusia.

Tidak usah membaca surat ini segera. Nanti saja, ketika anda dan anda berhasil menemukannya, dengan cara paling tak disangka sekalipun. Karena aku yang tangguh dan berambut pendek ini adalah pemalu sejati. Ya, demi tuntutan peran pastinya aku harus melepaskan sikapku yang ini menjadi lebih percaya diri.

Terima kasih untuk kasih sayangnya, semoga Tuhan menyayangi Papa dan Mama, lebih baik dari dahulu merawatku sejak kecil.

 

Salam hangat

Anak

By @ikavuje

Menulis surat 7 hari bersama Pos Cinta – #PosCintaTribu7e

Ada Apa dengan Habibie?

Published July 27, 2016 by eqoxa

Masih adakah orang di Indonesia ini yang tak kenal Habibie? Saya rasa hanya segelintir. Sebab beliau adalah seorang tokoh bangsa, yang menurut saya, bisa disejajarkan dengan pejuang kemerdekaan. Lihat saja semua gelar yang beliau miliki, menunjukan betapa cerdas dan gigihnya beliau dalam menimba ilmu. Dan tak mudah menjual karya atau ilmunya kepada bangsa asing.

Sempat menjabat sebagai presiden ke-3 di Indonesia tak menjadikan pribadinya berubah. Kalau jam tidur mungkin iya (saya sih cuma menebak-nebak saja dalam hal ini). Presiden memang jarang tidur nyenyak itu iya atau enggak, sih? Mungkin iya, ya. Ya tapi kalau beneran mikirin negara dan rakyatnya, sih, pasti jadi kurang tidur. Nanti kalau ketemu pak Habibie, bakal saya tanyakan soal ini deh (penting banget, sis?).

Dalam kepemimpinan beliau, tak ada lagi pribumi atau non pribumi, Indonesia itu benar-benar jadi satu. Satu bangsa. Habibie jugalah yang memberikan kita hak kebebasan berpendapat terhadap pemerintah, mengajarkan tentang demokrasi yang sesungguhnya. Selain itu, proses pemilihan umum dan penghitungan suara pun dilakukan dengan lebih terbuka. Dengan cepat beliau mengubah peraturan, agar bisa langsung diaplikasikan di pemilihan berikutnya. Sayangnya beliau terlalu baik, akibatnya tak terlalu banyak yang mau dan berani mendukung beliau. Akhirnya beliau mundur dan kita tidak bisa melihat kepemimpinan beliau lebih lama di Indonesia. Selain itu beliau juga bikin pesawat, pesawat pertama buat Indonesia.

“Politik itu penting lho untuk dipelajari, ya, minimal diketahui beritanya..”, begitu kata teman saya. “..karena politik mempengaruhi naik-turunnya harga sembako dan tarif transportasi.”, lanjutnya lagi. Sebab itu sedikit-sedikit saya mulai membaca berita politik, salah satunya tentang presiden-presiden yang pernah menjabat di Indonesia.

Sebagai orang awam yang tak begitu paham politik seperti saya ini, Habibie itu keren. Karena saya yakin, hidup beliau sudah enak dan nyaman di luar negeri sana, sangat dihormati dan diakui kredibilitasnya, bahkan mungkin (maaf) lebih besar gajinya. Ngapain cari masalah pulang ke Indonesia? Padahal untuk seorang Habibie, beliau bisa memilih untuk jadi EGP (Emang Gue pikirin) aja. Ada apa dengan Habibie? Tak lain tak bukan adalah karena beliau cinta negeri ini, beliau adalah seorang professor yang diinginkan oleh negara lain, namun ia memilih untuk rela meninggalkan mimpinya (yang meskipun pada akhirnya justru tak begitu banyak orang lain yang bisa melihat atau menghargai perjuangannya itu). Meskipun begitu beliau tak patah arang membangun negeri ini dengan caranya sendiri, terlihat dari banyaknya bantuan yang diberikan kepada anak yang tak mampu, dalam bentuk panti asuhan dan beasiswa. Bentuk kepedulian beliau terhadap generasi masa depan yang mungkin saja, keberhasilannya terbentur biaya pendidikan dan biaya hidup. Masih kurang?

Istrinya yang cantik dan cerdas itupun ibaratnya sosok di balik rahasia sukses beliau. Bagaimana tidak, ibu Ainun selalu setia mendampingi sang suami dalam keadaan apapun, mengikuti dengan kepercayaan dan semangat penuh demi kesuksesan beliau, hingga akhir hayatnya. Kisah cinta mereka tentunya, menjadi inspirasi bagi mereka, yang mungkin mencari-cari tahu arti kata setia, cinta sejati di dalam kehidupan nyata. Dengan cinta yang besar itu barangkali, Habibie menjadi pecinta juga, melakukan hal-hal inspiratif yang tak kasat mata, yang belum bisa dilakukan orang lain selain beliau, demi kemajuan bangsa.

image

Sumber foto: http://www.hipwee.com

Saya semakin tertarik dengan Habibie (selain karena film dan buku beliau), juga karena fakta-fakta yang nyata, yang sudah diaplikasikan hingga saat ini. Detik-Detik Yang Menentukan: Jalan Panjang Indonesia Menuju Demokrasi adalah buku yang bisa menjadi renungan panjang bagi siapapun yang sebelumnya menutup mata, tidak peduli dengan apapun yang terjadi di Indonesia menjadi bertambah wawasannya, melihat bahwa kita benar-benar tak boleh berhenti berjuang dan berharap untuk memajukan negeri ini.

Barangkali anda tertarik mencari tahu hal-hal tentang Habibie lainnya? Yuk, ikut saya melihat pameran foto Habibie dan gebyar aneka lomba yang diselenggarakan berbagai komunitas yang tergabung dalam Friends Mandiri Museum. Pameran ini dibuka untuk umum mulai 24 Juli 2016 hingga 21 Agustus 2016 di Museum Bank Mandiri, Kota Tua – Jakarta Barat. Barangkali setelahnya, anda bisa mendapat inspirasi, dan terpilih menjadi presiden berikutnya. Berani?

 

#Habibie80

I Choose Love

Published March 24, 2016 by eqoxa

   

 

Lipstik barangkali sekadar barang mungil yang tak begitu berarti di mata pria. Tetapi beda dengan wanita, lipstik adalah energi dan ekspresi diri yang nyata. Perempuan mencintai lipstik seperti temannya sendiri. 

Ada ratusan warna lipstik yang bisa menyesuaikan wanita dengan busananya, acaranya atau bahkan emosinya. Ekspresi yang dihasilkan dari warna yang berbeda maka efeknya pun berbeda, ada kalem, ada feminin lembut, ada liar bahkan menyeramkan. Salah pilih lipstik, justru bisa menjadikan wajah anda tidak menjadi cantik, malah berantakan.

Saya juga adalah penggemar lipstik dengan banyak warna, terutama matte, sesuai kepribadian saya yang ekspresif dan ceria tapi sedikit kikuk. Seperti Rabu 23 Maret 2016 kemarin saya diundang untuk datang di acara Choose Love Revlon dalam peluncuran lipstik baru mereka Revlon Ultra HD Matte Lipcolor di Atrium Mall Taman Anggrek.

Diawali dengan registrasi dan foto-foto di sana-sini. Ada banyak booth juga untuk main games dan juga gratis dandan buat yang berbelanja dengan harga tertentu.

   

Kartu registrasi saya yang keren.

  

Saya di salah satu booth foto.

 

Ada juga games seru seperti di foto, yang memenangkan nilai tertentu bisa dapat diskon.

  Saya dan teman-teman yang sibuk mencoba semua jenis warna baru Ultra HD Matte Lipcolor Revlon lalu foto bersama.

Dengan misi mereka yang sangat universal ini bapak Phillips Gunawan menyampaikan tentang produk Revlon ini, bagaimana agar wanita lebih mencintai dirinya dan mampu menunjukan cinta ke sekitarnya, sangat menarik dan meriah. Acara yang dipandu oleh mbak Ivy Batuta yang cantik ini sangat simple dan penuh cinta, dan sangat wanita sekali.

  
Penasaran dengan temanya ini saya duduk anteng dengerin mbak Shiny ngobrol sedikit sejarah dan kampanye mereka yaitu Choose Love. “Kita harus meng-encourage perempuan Indonesia agar lebih menunjukan cintanya kepada lingkungan dan meluangkan waktu untuk dirinya agar semakin percaya diri dengan Revlon.” pungkasnya.

  
Pilihan warnanya ada 8 yaitu Devotion, Obsession, Addiction, Temptation, Love, Seduction, Flirtation, dan Passion. “Semua tentang cinta temanya” Kata mbak Shiny.

Saya ikut mencoba sendiri karena warnanya sangat menggoda. Saya cobain Love. Sambil mengingat lagi, bahwa Revlon adalah brand pertama yang saya pakai saat pertama mengenal dandan. Mengenalnya sekian lama, tentu tak perlu khawatir lagi kualitasnya. Lipstik baru mereka yang Ultra HD Velvety Matte ini sangat lembut di bibir dan wanginya menggoda sekali, apalagi untuk saya yang punya bibir kering dan gampang pecah-pecah, teksturnya memenuhi ruang di bibir yang biasanya retak kalau memakai lipstik matte biasa.

Di akhir acara semua undangan mendapat goodie bag yang membuat girang, yap 3 buah lipstik dalam kemasan yang cantik bisa dibawa pulang.

  Foto oleh Arinda


Oke, mulai hari ini, sepertinya Ultra HD Velvetty Mate lipcolor Revlon akan jadi lipstik andalan saya, harganya yang cukup terjangkau, 110K, pun semakin menambah minat saya. Bisa cantik segar dengan harga terjangkau pula, why not?

I Choose Love, Choose Revlon. 

Sampai Kita Jumpa

Published February 29, 2016 by eqoxa

Baru kemarin rasanya tanggal 1 Februari itu, kok hari ini sudah habis bulannya? Aku sering merasa waktu itu hampir sama cepatnya dengan cahaya. Buktinya banyak orang yang kemarin cinta, hari ini sudah tidak. Bukan, aku bukan curhat. Tapi bohong.

Cinta itu apa? Seorang penulis menanyakan padaku hal ini, menurutku cinta itu yang membuat rasa di dada, entah itu rasa pedih, ataupun bahagia. Maka cinta itu sebenarnya, biasa saja.

Para penulis surat cinta itu siapa? Aku pun tak kenal secara personal. Ada Anna, ada Yara, ada Tyas, ada Hana, ada Wilma dan yang lain yang tak sanggup kusebut satu-persatu namanya. Tapi aku kagum sekali dengan kegigihan mereka, itulah yang membuatku tiap hari bersemangat membaca dan mengantar surat mereka. Selesai membaca aku pasti selalu menebak-nebak akan menulis apa lagi mereka besok. Energi yang luar biasa. Aku mengaku kalah.

Cinta itu memang besar sekali, kecintaan mereka pada menulis itu yang aku maksud. Sebab jika tidak, maka semangatnya akan hilang di tengah bila euforia juga hilang. Mereka ini tidak. Mereka menuliskan cinta dengan rajinnya, dengan banyak sekali model cerita yang tak kutemui dalam hidupku, cinta yang kaya.

Surat ini menurutku bukan surat perpisahan, hanya jeda sejenak, sebelum kita bertemu lagi di cerita yang lain. Oh iya, aku ingin mengajak kalian, penulis keren, kencan menonton film bersama. Tanggal 26 Maret 2016 di Jakarta rencananya. Berminat? Jika iya, daftar denganku di twitter ya. Sampai kita jumpa!

 

Jakarta, 29 Februari 2016

Professor 

Published February 9, 2016 by eqoxa

Rambut sudah habis, kacamata lebih tebal dari kaca mobil tak tembus peluru punya Obama. Postur yang tak terlalu tinggi dan pendiam, itulah gambaran sedikit tentang pak Syafrizal, yang sama kurusnya seperti Bim-Bim, penggebuk drum di band Slank. Gak mirip banget sih. Tapi julukan itu sudah nempel banget sama si bapak, malah jarang ada yang ingat nama aslinya saking populernya nama itu.

Tapi di mataku dia ganteng. No bukan karena aku tertarik ingin jadi pacarnya, cuma aku kagum dengan ketekunannya. Guru. Iya. Profesi yang memang butuh nyali. Siapa berani, menghadapi ibuibu yang hobinya komplain setiap hari soal perkembangan anaknya? Siapa yang rela, harus menahan emosi tiap kali anak didiknya tak bisa diatur? Siapa yang mau, tidur tak tenang ketika musim kelulusan tiba? Ditambah gaji yang tak seberapa pula. Ya itu makanya dia kusebut ganteng. 

Aku tak tahu kabarnya sekarang. Pak BimBim yang pendiam tapi suka ketawa. Ketawa melihat tingkah polah muridnya. Ada yang malas, ada yang berisik, ada yang berantem, bahkan tidur. Aku heran, kenapa dia tak punya marah. Dia tetap ngajar, meskipun yang dengerin nyamuk. Hatinya pasti seluas bandara Changi.
Kalau nanti ketemu lagi akan aku salami dia, dengan jutajuta terima kasih pada pelajaran bahasa Inggrisnya yang kalem itu. Ngantuk pak, tidur dulu ya.
#30HariMenulisSuratCinta

Hari ke 7